Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pembelajaran mengenai dasar-dasar otomotif, sistem mesin bensin dan diesel, sistem kelistrikan kendaraan, sistem rem, kemudi, serta suspensi. Selain itu, peserta juga diajarkan teknik pemeriksaan dan perbaikan menggunakan peralatan modern serta prosedur keselamatan kerja di bengkel.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan melalui kombinasi antara teori di kelas dan praktik langsung di bengkel pelatihan, dengan bimbingan instruktur berpengalaman dari dunia industri maupun lembaga pelatihan bersertifikat. Selama pelatihan, peserta dilatih untuk memahami standar kerja profesional, bekerja secara teliti, serta mampu menganalisis dan memperbaiki berbagai jenis kerusakan kendaraan.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang otomotif, khususnya dalam perawatan, perbaikan, dan diagnosis sistem kendaraan bermotor. Program ini mendukung peningkatan keterampilan tenaga kerja agar siap kerja di sektor industri otomotif maupun membuka usaha bengkel mandiri.
Setelah mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dan dinyatakan kompeten dalam uji praktik serta teori, peserta akan memperoleh Sertifikat Kompetensi yang diterbitkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Peserta Pelatihan Otomotif kendaraan diharapkan mampu memahami materi-materi yang diberikan instruktur yaitu :
1. Pengenalan dan Dasar-Dasar Otomotif
Pada tahap awal, peserta diperkenalkan dengan dunia otomotif, jenis-jenis kendaraan, dan prinsip dasar kerja mesin. Peserta juga belajar mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di bengkel serta cara penggunaan alat tangan, alat ukur, dan peralatan perbengkelan. Materi ini penting agar peserta memahami prosedur kerja yang aman, efisien, dan profesional sebelum melakukan praktik perbaikan kendaraan.
2. Sistem Mesin Kendaraan Bermotor
Peserta mempelajari komponen utama mesin bensin dan diesel, seperti blok silinder, kepala silinder, piston, katup, sistem pelumasan, dan sistem pendinginan. Pelatihan mencakup tune up, servis berkala, dan perbaikan ringan pada mesin kendaraan. Tujuannya agar peserta mampu melakukan perawatan dan perbaikan mesin dengan standar industri.
3. Sistem Kelistrikan Kendaraan
Materi ini membahas dasar kelistrikan otomotif, sistem arus listrik, serta fungsi dan cara kerja komponen listrik pada kendaraan, seperti sistem pengisian, starter, pengapian, dan penerangan. Peserta dilatih menggunakan alat ukur seperti multimeter dan scanner untuk mendeteksi gangguan atau kerusakan sistem kelistrikan.
4. Sistem Bahan Bakar dan Injeksi
Peserta memahami cara kerja sistem bahan bakar konvensional dan sistem injeksi (EFI). Materi meliputi pemeriksaan dan servis karburator, pembersihan injektor, serta penggunaan alat diagnosis (scanner) untuk membaca data sensor. Pengetahuan ini penting karena sistem injeksi banyak digunakan pada kendaraan modern.
5. Sistem Rem, Kemudi, dan Suspensi
Dalam materi ini, peserta mempelajari komponen dan cara kerja sistem pengereman, baik rem tromol maupun cakram, serta sistem kemudi dan suspensi. Peserta diajarkan cara memeriksa, menyetel, dan memperbaiki komponen-komponen tersebut agar kendaraan tetap aman dan nyaman digunakan.
6. Sistem Transmisi dan Pemindah Tenaga
Materi ini menjelaskan prinsip kerja transmisi manual dan otomatis, kopling, poros penggerak, gardan, dan diferensial. Peserta belajar melakukan pemeriksaan dan servis ringan pada sistem pemindah tenaga agar tenaga dari mesin dapat disalurkan ke roda secara optimal.
7. Diagnosis dan Perawatan Berkala Kendaraan
Peserta dilatih untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan menggunakan checklist servis dan alat diagnosis modern. Mereka diajarkan cara mengidentifikasi kerusakan, menentukan penyebab masalah, dan merencanakan langkah perbaikan yang tepat. Materi ini mengasah keterampilan analitis dan problem solving peserta.
8. Praktik Bengkel dan Simulasi Kerja Nyata
Peserta melakukan praktik langsung di bengkel pelatihan, menangani kendaraan sungguhan dengan bimbingan instruktur. Mereka melakukan servis berkala, tune up, dan perbaikan komponen sesuai prosedur industri. Kegiatan ini menjadi sarana penerapan seluruh teori yang telah dipelajari.
9. Kewirausahaan dan Etos Kerja
Selain keterampilan teknis, peserta juga diberikan materi kewirausahaan untuk membekali mereka dalam membuka usaha bengkel mandiri. Peserta diajarkan cara mengelola usaha, melayani pelanggan, dan menjaga kepercayaan konsumen. Materi ini juga menanamkan etos kerja, disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme di dunia kerja.
1. Usia Minimal 17 Tahun
2. Fotocopy KK & KTP
3. Pass Foto 3x4